Friday, January 5, 2007

Cukupkah???

Sempat diriku bertanya

Apakah engkau memang jodohku?

 

Melalui petunjuk Ilahi mungkin engkaulah pendamping hidupku

Tapi apa yang terjadi?

Semua berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan

 

Kita semakin jauh

Jarak yang telah memisahkan kita

Semakin membuat rentan yang sangat lebar

Hingga kadang aku lupa pada dirimu

 

Hanya secuil rindu yang kadang muncul begitu saja

Tapi terus hilang tanpa tahu penyebabnya

 

Kini ada dua hati yang menyelinap dalam diriku

 

Memang mereka berbeda dengan dirimu

Bukan pandangan pertama yang membuatku terpicu

Dan hasrat yang besar untuk mendapatkannya

 

Begitu juga ketika kudapatkan hati mereka

Tidak sebahagia ketika aku mendapatkan dirimu

Tapi mereka semua mengisi hari-hariku

 

Disatu sisi ingin ku lupakan mereka

Dan memantapkan pilihan pada dirimu

 

Tapi…

Bisakah perasaan ku kepadamu seperti dulu?

Begitu menginginkanmu

Begitu meyakini engkaulah bagian dari diriku

 

Komunikasi yang kita jalani

Tak efektif untuk merajut cinta yang pernah terluka

Walau kupaksakan untuk menghapus semua egoku

 

Atau….

Cukup sampai disinikah kisah cinta kita?

Hingga aku tak terlalu terbebani

Oleh bayang-bayang cintamu

 

Jakarta, 5 Januari 2007

Posted by Bud at 20:08:39 | Permalink | No Comments »

Thursday, January 4, 2007

Kehangatan Bag III

Seminggu sudah kita tak bersua

entah mengapa..tiba-tiba saja

aku merindukanmu

rindu pada senyummu itu

 

duh rasanya ingin sekali aku

mendekapmu sekali lagi…

atau meberikan kehangatan untukmu

seperti saat pertama kita bertemu

 

ya… aku rindu padamu….

kamu yang memberikan kepuasan untukku

kecupan, pelukan dan desahanmu….

selalu membuat ku tergoda

 

aku sungguh menginginkanmu

ingin sekali kutelpon dirimu

dan mengajakmu mengarungi malam

menyalurkan hasrat yang terus menggoda

 

tapi ah tidak..

aku terlalu sombong untuk mengakuinya

hanya berharap dirimu lah yang menghubungiku

dan menginginkan semua itu terjadi lagi

 

Ya… harapan ku tidak bertepuk sebelah tangan

Dengan malu kau mengajak diriku

Kembali merajut indahnya malam

Saling mengisi dan memberikan kepuasan

Kepuasan hasrat dua manusia

 

Jakarta, 13 Desember 2006

 

Posted by Bud at 20:14:02 | Permalink | No Comments »

Untuk Yang Lain

Saat api cintaku mulai meredup karna tingkahmu

Kau tiupkan angin segar untuk menyalakan kembali dengan kata-kata yang menyejukkan

Membuat aku tertegun dan mengingat apa yang pernah terjadi

Hingga kubiarkan angin itu menyalakan api cintaku

Tapi semua itu Cuma sesaat

 

Mungkin sebagian cintaku telah memudar

Terbawa angin saat terbang melintasi samudera

Menguap bersama panasnya matahari

Dan membeku bersama gumpalan awan

 

Begitu panjang jalan yang telah kita lewati

Cobaan pun silih berganti telah kita lalui

Putus dan sambung menjadi hal yang biasa

Membuat api cintaku tetap terjaga

Walau tidak seterang seperti dulu

 

Kubiarkan sebagian kecil api itu untukmu

Untuk memberi kesempatan kepadamu

Sementara sebagian lagi kubawa kemana aku pergi

Berharap seseorang dapat menyulut kehangatan untuk kami berdua

 

Jakarta, 19 Desember 2006

Posted by Bud at 08:57:43 | Permalink | No Comments »

Tuesday, January 2, 2007

4 my best friend

Tiga tahun sudah kita berkenalan
Melalui canggihnya teknologi kita saling mengisi
Saat diri kita sangat jauh terpisah oleh jarak
 
Semua cerita tentang diriku telah kau ketahui begitu juga sebaliknya
Dengan kedewasaan dirimu
Kau banyak memberi support pada diriku
 
Kau beri perhatian lebih bak sahabat
Kau bantu semua yang aku perlukan
Tanpa imbalan yang engkau harapakan
 
Setiap tahun kau ucapkan selamat ulang tahun pada diriku
Dan itu semua tepat waktu
Tapi tidak sebaliknya
Aku selalu lupa kapan ulang tahunmu
 
Tiga tahun sudah aku banyak menyusahkan dirimu
Membuatmu berfikir tentang permasalahan diriku
Dan memberikan solusi yang terbaik menurutmu
 
Ingatkah bulan pertama saat kita berkenalan?
Omongan mesum yang selalu terlontar dari pembicaraan kita
Dan sesuatu yang tak pantas kita lakukan
 
Tapi sudahlah…..
Itu semua hanya bagian kecil dari perkenalan kita
Cukup itu sebagai perkenalan kita yang sangat berkesan
 
Aku gak pernah tau
Apakah benih-benih cinta hinggap dalam diriku
Atau hanya kekaguman diriku pada sikap dan perhatianmu
 
Masih ingatkah ketika aku marah kepada dirimu?
Saat itu aku singgah di Jakarta dari Bali
Tapi dirimu tak bisa dihubungi hingga aku kembali
Padahal kubawa beberapa cinderamata untuk dirimu
Ingin sekali aku bertemu dengan mu saat itu
 
Dan beberapa malam di Jakarta yang sangat mengesankan
Kau luangkan waktu Bandung-Jakarta
Kita menikmati malam yang panjang saat itu
Hingga kau antar aku sampai bandara
 
Begitu juga beberapa bulan yang lalu
Saat aku mengunjungi kotamu
Bak guide kau aja aku mengelilingi seluruh sudut kota
Membuat aku semakin kagum dan takjub pada dirimu
 
Tapi kita tak bisa lebih dari sahabat
Aku sadar aku tak pantas memilikimu
Dan aku takkan bisa membahagiakan dirimu lebih dari sahabat
 
Kalaupun ada tebersit cinta diantara kita
Cinta itu terlarang….
Karna kau lebih dahulu berikrar dengan yang lain
Walau tak ada kebahagiaan kau raih
 
Kita bisa seperti dahulu
Kau bisa telpon aku kapan saja kau mau
Kau bisa curhat seperti selama ini
Dan akupun siap bila hal-hal gila yang pernah kita lakukan
Tapi jangan kau harapkan aku yang menelponmu dahulu
 
Malam kedua di tahun baru ini aku teringat dirimu
Walau banyak kesibukan yang aku lakukan
Ingin aku mendengar kabar tentangmu
 
Entah ada apa dengan dirimu?
Perasaanku tak enak tentang dirimu
Semoga tak ada hal buruk menimpamu
Dan semoga Allah SWT melindungimu
Amin………
 
Jakarta 2 Januari 2006
Untuk seseorang spesial di Bandung
Perhaps u still be my best friend forever
Posted by Bud at 19:27:55 | Permalink | No Comments »