Tuesday, July 8, 2008

virus

Rangkaian kata menguntai satu peristiwa
Ribuan makna bertengger dan berpedar kesetiap aliran darah
Tetapi ketika mengaliri sel otak dan membuncah
Alirannya tersumbat..

Bukan karna virus yang menghadang
Tetapi virus lebih dahulu bersarang

Bandung, 27 Juni 2008

Posted by Bud at 10:07:47 | Permalink | Comments (2)

Langit yang termiliki hujan

Ketika aku keluar memandang titik air hujan ……
Ku hitung setiap titik yang terjatuh
ku dengar gemerciknya dan kubasuh dengan tetesannya

Tetapi ketika hujan berhenti…
Bukan embun yang menghiasi
Tetapi rasa sakit terjatuh hingga tersungkur yang kudapati…

Karena langit telah termiliki hujan
Dan embun telah menghiasi pusaran birunya

Akankah luasnya langit akan membangunkan jiwa yang tersungkur?
Ataukah birunya langit mencoba untuk mengubur?

Posted by Bud at 10:02:11 | Permalink | Comments (2)

Wednesday, June 25, 2008

By : nn

Jika hujan deras cobalah keluar
hitung dan rasakan titik-titik air hujan yang banyak itu jatuh dari langit
sebanyak itulah aku bersukur
bisa mengenalmu lebih dalam sampai detik ini …….

by : nn

Posted by Bud at 15:54:28 | Permalink | No Comments »

Monday, April 21, 2008

Miss u

Galau hati ini menunggu kabar dari mu
Pesan yang aku kirim tak pernah kau balas
Bahkan telpon tak pernah kau angkat

Mungkin kau benci kepada diriku
Tapi aku tak pernah bisa walau aku berusaha

Aku sangat membutuhkan kamu saat ini
Untuk mendengarkan keluh kesahku
Dan berbagi cerita bersama.

Posted by Bud at 13:43:13 | Permalink | No Comments »

Tuesday, March 4, 2008

Kurawa

sang matahari menyeruak masuk menembus lubang - lubang di kamarku
berusaha menggelitik untuk mengganggu tidurku
ku acuhkan itu semua untuk melanjutkan sisa mimpi ini.
hingga ku raih mimpi yang tersisa

aku terus terbuai dengan belaian kasihku
yang membuat aku melanjutkan mimpi bersama mu
sementara sang mentari berputu asa
hingga menghentikan semua usaha mengganggu ku

namun, ah…..
kali ini sang kurawa yang datang menggangguku
mengejutkan aku dari indahnya kehangatan bersama mu
hingga membuatku terjaga

ingin ku taklukkan sang kurawa
hingga tak akan pernah datang mengganggu lagi
tapi aku hanyalah seorang manusia
yang Engkau ciptakan dengan rasa belas kasihan yang besar

ku biarkan sang kurawa menari
mencabik-cabik dan merobek kehangatan mu
hingga cukup disini keindahan bersama mu

Tuhan…..
haruskah aku terus menahan diri
melihat tingkah kurawa yang selalu mengganggu ku
yang tertawa diatas kesedihan ku
dan menangis melihat kegembiraan ku

Tuhan
kenapa kau berikan rasa belas kasihan ini
dan rasa untuk tidak menyakiti mahluk ciptaan mu begitu besar pada diriku
sehingga kadang ku korbankan perasaan ini

Tuhan,.. maafkan aku
seharus nya aku bersyukur denga apa yang telah kau berikan kepadaku
dan semua kesabaran yang ada pada diriku
apakah harus kubiarkan ini terus terjadi
tapi sampai kapan kubiarkan sang kurawa mengganggu
dan berapa lama lagi aku mampu mengorbankan perasaan ini
karna aku haya manusia biasa yang mempunyai batas kesabaran

Tuhan…
berikan aku tambahan kesabaran
agar tetap ada damai disini
dan tida ada kebencian yang menyelimuti hati.

Posted by Bud at 10:35:54 | Permalink | No Comments »

Monday, February 25, 2008

Empty

hari ini hati ku terasa hampa
entah apa sebabnya aku sendiri tidak tahu
mungkinkah ini adalah akumulasi dari semua persoalan yang aku hadapi belakangan ini?

sayang ku,
ingin aku membangunkan mu malam ini
ingin ku tumpahkan perasaan ini
ingin sekali kehampaan ini ku bagi dengan mu
agar hati ini terasa damai

tapi entah lah
aku tak tega melihat tidur mu yang begitu lelap
seperti terbuai dalam mimpi yang sangat indah

sayang ku maafkan aku,
malam ini kehampaan hati ini ku bagi dengan sahabatku
karna aku tak bisa menahan hingga esok pagi
karna esok, aku ingin terlihat ceria dihadapan mu

Posted by Bud at 10:17:03 | Permalink | No Comments »

Monday, January 14, 2008

wow…….

Semua orang harus mengalami ini sekali dalam hidupnya.

Bukan Cuma kehangatan matahari dan keindahan laut

Perasaan ini tetap ada disini, apapun yang terjadi,.

Perasaan akan selalu ada selamanya.

 

Kadang – kadang aku sangat merindukanmu.

Aku ingin menggapai dan menyentuhmu.

Juga ingin mengucapkan kata-kata yang tak pernah kuungkapkan.

Dalam bahasaku atau bahasamu.

Posted by Bud at 10:04:11 | Permalink | No Comments »

Monday, December 10, 2007

Yang terakhir

Jejak langkahmu slalu mengikuti ku

Bayangan mu selalu melintas diingatanku

Berat rasanya harus ku hapus semua

Karna hati berkata lain

Mungkin aku tak manpu menghapus semua itu

Biarlah ku simpan entah sampai kapan

Karma engkau lah yang terakhir.

Posted by Bud at 05:57:21 | Permalink | No Comments »

Wednesday, August 29, 2007

Andaikan……

Andaian aku sang api unggu

Bahagianya dapat menghangatkan orang-orang yang ada disekelilingku

Dan mereka menjagaku hingga malam berlalu

Tanpa sedikitpun berupaya memadamkannya

 

Andaikan aku sang air dimusim kemarau

Begitu didamba dan dijaga keberadaanku

Karna akulah kehidupan bagi mereka

 

Tapi aku hanya sang kumbang

Yang dimanfaatkan sang bunga untuk berkembangbiak

Diperas sebagian orang untuk menikmati manisnya saripatiku

Dan sebagian lainnya memburuku untuk membunuhnya.

Posted by Bud at 10:10:25 | Permalink | No Comments »

Monday, July 30, 2007

I’m sorry, Good bye

Sudah cukup apa yang kau lakukan

Semua sudah keterlaluan

Kau mainkan aku seperti ini

 

Kau ingat terakhir kita bertemu…

Kau buat aku tak berharga didepan mu…

Semua itu membuat aku muak..

 

Cukup…

Jangan kau ulangi itu semua

Atau aku akan sangat membencimu

 

Sudahlah…

Tak usah kau sesali apa yang telah kau perbuat

Semua sudah terjadi

 

Tapi, maafkan aku

Kita tak bisa seperti dulu lagi

Bukan aku yang memulai

Tapi engkau.

 

Lupakan apa yang telah terjadi

Termasuk diriku

Hapus semua tentang kenangan kita

Aku tak ingin mengingat semua

 

Maafkan aku,

Pergilah jauh dari kehidupanku

Lupakan bahwa kita pernah saling mengenal

Tak perlu kau sapa aku saat kita bertemu

 

Mungkin ini yang terbaik

Daripada kita saling manyakiti

I’m sorry, Good bye

Posted by Bud at 08:26:02 | Permalink | No Comments »