Tuesday, January 22, 2008

Teringat


opss….
akhirnya kujejakkan kaki di kota ini
setelah sekian lama aku tak pernah kembali
mungkin tak banyak perubahan yang terjadi
karena hampir aku lupa akan setiap sudut kota ini.
memang tak banyak kenangan yang berarti
hanya sedikit kenangan tentang mu sobat

setiap kali aku mendengar tentang kota ini
tiap kali pula aku teringat tentang mu
teringat tentang tawa dan duka mu
kesedihan akan kepergian kekasihmu
yang mendahului menghadap Yang Kuasa

senyum kecut dibibirku
menemaniku menghabiskan hari demi hari di kota ini
tak ada lagi gelak tawa kita
dan tak ada lagi cerita sedih dari kita berdua

maafkan aku sobat….
aku tak bisa memenuhi permintaan terakhirmu
andaikan saat itu aku tahu
pasti pasti kan kuhabiskan malam itu bersama mu
untuk menertawakan kesedihan yang kita alami

Sudah hampir delapan tahun
kau menyusul kekasihmu menghadap Yang Kuasa
ku doakan disetiap sholat ku
semoga Allah SWT menerima mu

Selamat jalan sobat…
engkaulah sahabat sejatiku
sahabat yang tak pernah melukaiku
sahabat yang selalu mendengar keluh kesah ku

Posted by Bud at 06:13:05 | Permalink | No Comments »

Friday, August 3, 2007

Sahabat..??????

Ngakunya sahabat..

Tapi gak pernah saling menanyakan kabar

Gak pernah pengen tau apa yang terjadi

 

Bilangnya sahabat

Ketika butuh teman bicara, gak pernah ada

atau bilang lagi sibuk

 

Ngakunya sahabat

Ketika butuh pertolongan malah pergi

Dan sibuk dengan kesenangannya sendiri

 

Bilangnya sahabat

Satu rupiah pun dihitung

Semua yang dilakukan harus ada imbalan

 

Itukah arti sahabat bagi mu???

Go to hell…………

Posted by Bud at 08:29:39 | Permalink | Comments (1) »

Thursday, March 29, 2007

Kawan….

Tertawa….
Tertawalah kawan….
Tertawalah sepuas-puasnya
Jangan kau hentikan tertawamu itu
Hingga kau rasakan sakit diperutmu
Berlari…
Berlarilah kawan….
Berlari kemana kamu suka
Dan  berlarilah sejauh kau mampu lakukan
Jangan kau hentikan hingga kakimu tak mampu lagi untuk melangkah
Makan…
Makan lah semua yang ada dihadapan mu…
Teruskan..
Teruslah kau makan hingga kau muntahkan kembali makananmu itu
Karna perutmu sudah tak mampu lagi menampungnya.
Minum….
Minum semua yang bisa kau pesan
Dan jangan kau hentikan sebelum kau mabuk dan tak sadarkan diri.
Lakukan lah kawan……
Lakukan semua itu.. dan jangan kau batasi diri.
Bukan aku memaksamu
Bukan aku menakutimu
Tapi… bila tidak kau lakukan semua itu
Kau akan mati kawan….
Yah… kau akan mati
Mati perlahan meratapi diri sepanjang hidupmu
Karna kau tidak bisa lagi tertawa sepuas-puasnya
Tidak bisa berlari kemana kamu suka
Serta Tidak bisa makan dan minum semaumu hingga kau mabuk dan tak sadarkan diri
Karna sang waktu tak dapat di putar ulang
Posted by Bud at 04:26:53 | Permalink | No Comments »