Thursday, October 26, 2006

Pemimpin kantor BBM di Negara BBM

Minggu ke dua puasa gw dapet kesempatan mengunjungi kantor BBM di Negara BBM (ngikutin istilah di tv). Banyak sifat-sifat pimpinan kantor BBM yang membuat gw kesal, tertawa bahkan menurut gw terlalu naïf.


 

  1. Di sebuah kantor BBM ada seorang pimpinan yang berusaha membuat opini bahwa dia adalah pimpinan yang ideal, dia memasang tulisan di setiap sudut kantornya dengan kata-kata indah, bahwa pimpinan bukanlah Raja…. Blalalala…. Dst….. Tapi dalam prakteknya justru beliau tidak mencerminkan dengan apa yang ditulisnya tersebut bahkan boleh dibilang berlawanan 1800 .
  2. Dikantor lain adalagi seorang pimpinan yang kerjanya menjelekkan tingkah laku pimpinan sebelum dia (emangnya dia pernah jadi bawahannya???) tapi kenyataannya dia tidak lebih baik dari pimpinan sebelumnya.

  3. Ada juga pimpinan yang ternyata dapat di kendalikan oleh seorang bawahannya, apa kata bawahannya tersebut di jadikan keputusannya tanpa kompromi dengan yang lainnya, dengan kata lain pimpinan tersebut seperti boneka salah seorang bawahannya.
  4. Ada lagi pimpinan yang selalu curiga, dia ingin mengetahui keuangan saat jauh sebelum ia memimpin di kantor tersebut.
  5. Lain lagi dengan pimpinan yang omongannya tidak dapat dipegang, bila hari ini ia berkata atau berjanji A, maka besok akan berubah menjadi B atau C. Pimpinan tersebut selalu berbicara bahwa dia mengedepankan dan selalu memikirkan karyawan, padahal kepentingan dirinya yang selalu dipikirkannya.

Alu apa yang terjadi? Para karyawan di kantor tersebut sudah mulai begah dan gelisah untungnya hanya satu-dua orang yang berani protes, coba bila semua karyawan brani protes, mau jadi apa kantor tersebut?????????? Semoga setelah menjalankan ibadah puasa dan meraih kemenangan di hari raya Idul Fitri nanti, sifat dan kelakuan pimpinan tersebut dapat berubah sehingga kesejahteraan dan keinginan karyawan dapat terakomodir.

Posted by Bud at 14:51:00 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, August 29, 2006

Otong yang seperti bejo

Weleh-weleh… emang si otong sekarang makin kacau, kelakuan dan sifat yang dulu di benci malah kini dilakukannya. Sebetulnya gw dah liat gelagat gak bagus tentang si otong dari dulu, sejalan dengan waktu gw berharap kelakuannya berubah dengan bertambahnya umur, apa lagi sehari-harinya yang terkesan agamis.

Dulu si otong bukan lah apa-apa seperti gw selama ini, dia membenci sifat yang cari muka ama boss dan memikirka dirinya sendiri. Itu dulu loh Sekarang si Otong sudah punya posisi dengan posisinya dia merasa sangat berkuasa, apa-saja bisa dilakukannya dan merasa tanpa dia maka kantor gak akan berjalan. Dengan posisinya si Otong mengambil strategi sebagai servant bagi Boss. Boss pun di manja seperti Raja sehingga akhirnya apa yang di kehendaki si otong selalu di kabulkan oleh Boss.

Bukan itu saja otong pun semakin hebat, apa yang di ucapkannya sudah seperti keputusan Boss. Si Otong bisa melarang atau menunjuk seseorang untuk mendapatkan perjalanan dinas. Bahkan si otong yang dulu sangat membenci ketertutupan keuangan dan mengharapan transparasi, malah tidak melakukan transparasi dengan uang yang dipeganya. Walah…. Udah jauh sekali kau melangkah Tong…….

Teringat tahun-tahun lalu, kawan-kawan di keuangan selalu berusaha memperjuangkan dia untuk mendapatkan lebih dari teman2 yang lain, tapi sekarang apa balasannya? Ketika teman2 dikeuangan membutuhkan perjuangannya dia malah masa bodo dan memikirkan dirinya sendiri.

Dulu si Otong dan Bejo sangat tidak akur, Otong membenci Bejo karma menurut dia si Bejo senang cari muka di depan Boss dan selalu menjelek-jelekan kawan yang lain. Kini Bejo sudah tidak ada, dan Boss pun berganti, eh.. malah gentian si Otong yang terkesan cari muka dan menjelek-jelekan orang lain, teman-teman yang lain pun udah begah dengan sikap dan ucapan si Otong sekarang ini dan merasa atasan di Kantor Bukan Boss lagi, melainkan Si Otong.

Mungkin si Otong korban dari terlalu cepatnya memegang jabatan, sehingga merasa dirinya lebih hebat dari yang lain dan menjadi yang paling hebat. Tapi Ingat di atas langit ada langit.

Mungkin kita semua akan melakukan seperti yang di lakukan oleh si Otong saat ini bila kita mendapatkan jabatan, tapi hal tersebut bisa dihindarkan bila kita bisa mengintropeksi diri serta mempunyai sahabat yang selalu mengingatkan kita. Teringat ketika gw akan mendapatka tugas yang cukup berat di kantor, gw selalu ngomong ke teman2 agar mengingatkan gw bila gw salah melangkah. Dan memang menyakitka bila kita di koresi oleh orang lain, tapi itu semua demi kebaikan sehingga kita tidak men-dzolimi orang lain.

Kini semua kembali ke si Otong, apakah memang sifat dasarnya dia seperti itu, atau kita yang merasa sahabatnya takut bicara karna takut menyinggung dirinya? Semoga kita diberikan keberanian untuk mengoreksi tingkah lakunya dan si otong bisa menerima bila ada dari sahabat2nya yang berani melakukannya. Semoga kita semua di jauhkan dari sifat-sifat yang buruk…… Amien.

Posted by Bud at 10:05:36 | Permalink | Comments (1) »

Thursday, June 22, 2006

Date line

Besok Boss besar akan tugas ke Yogya, berarti semua pertanggung jawaban dan laporan yang perlu tandatangannya harus selesai hari ini juga padahal buanyak banget, di tambah masalah dengan Bank yang harus gw juga tanganin. Gila…. satu hari gak ada nyantainya. Belum lagi dateng Tamu dari Jakarta.

Lagi sibuk2nya nyelesaiin kerjaan, Atasan agak kumat bawelnya, Mba Puji abis di semprot dia hari ini. untungnya pas dia marah2 gw cabut ke Bank, bebas gak denger omelannya dia. Eh… dasar gw dan Kak Melly ini emang tukang ngomporin, mba Puji curhat karna di semprot atasan bukannya malah kita redain malah kita komporin, makin panas dia. Untungnya di bagian kami udah pada ngerti sifat masing-masing jadi antara serius dan bercanda dah pada bisa bedain… Udah sore nih, Pulang ah…………

Posted by Bud at 12:02:56 | Permalink | No Comments »

Sunday, June 18, 2006

RaJa ChaTting

Hendra, teman yang satu ini gak ada bosan2 nya chating tiap hari kalo gak ada kerjaan yang harus diselesaikan cepat, pasti dia sempat-sempatin chatting dan berburu cewe-cewe yang lagi live show. di Contack List.. jangan di tanya, ada setumpuk nick yang notabene cewe smua. Awass… guwe kerjain Loe……………Tongue out
Posted by Bud at 10:03:27 | Permalink | Comments (1) »

Uneg-uneg

“Mata ku terus menatap padanya saat kuliha dirimu….” lagu Terdiam by Maliq mengalun dari HP gw, entah udah berapa kali sedang kan jam menunjukkan pukul 12.30 sabtu 17/6/2006. ‘”Ya Mba.. ada apa” jawab gw. ” Masih Tidur loe? gw telp2 dah 3 kali gak diangkat-angkat”, “iya, baru bangun semalam begadang nonton Bola”. ” Ok dah kalo gitu nanti aja, loe baca aja sms gw yang tadi” Tut..tut…tut…

Jam 19.00 Mba Puji telpon lagi, dia ngungkapin uneg2 nya masalah kantor, dimana beliau yang telah berjuang dari awal hingga sekarang merasa kurang mendapatkan perhatian dari Boss sekarang dan lebih berkesan selalu disalahkan. Memang konsi kantor sekarang lebih parah dari kmaren2, teman2 dah pada egois masing2/ memikirkan kepentingannya sendiri dan saling menjatuhkan. Untung aja tidak di Bagian Kami, berusaha untuk tidak melakukan itu dan peduli satu dengan yang lain.

Ahh…. hari Sabtu hari libur, Knapa harus mikirin Kantor? emangnya gak ada kerjaan laina apa? Mendingan Chating….

Posted by Bud at 09:44:50 | Permalink | No Comments »